Thursday, August 31, 2017

MAKALAH PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH

MAKALAH
PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH



BAB I
PENDAHULUAN
A.    LATAR  BELAKANG
Perkembangan dunia saat ini telah memasuki era Teknologi Informasi, kemudian Indonesia dihadapkan pada tantangan baru yaitu globalisasi yang menyentuh semua aspek kehidupan. Sehingga di era baru ini seakan dunia tanpa jarak, semua negara di dunia dapat berkomunikasi langsung melalui dunia maya di seluruh penjuru dunia. Menghadapi perkembangan Teknologi Informasi yang sangat pesat, tentunya semua masyarakat dunia, termasuk Indonesaia harus siap menghadapinya.
Salah satu modal dasar persiapan tersebut adalah meningkatkan kualitas pendidikan. Undang-Undang yang mengatur pendidikan adalah Undang-Undang NO 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) yang menyatakan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, dasar-dasar, akhlak mulia serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

B.     RUMUSAN MASALAH
1.      Bagaimanakah Sistem Kelembagaan dari KB ‘Aisyiyah ?
2.      Bagaimanakan SDM dari KB ‘Aisyiyah ?
3.      Bagaimanakah Sarana Prasarana yang Digunakan KB ‘Aisyiyah ?
4.      Bagaimanakah Sistem Keuangan yang di Kelola dari  KB ‘Aisyiyah ?
5.      Bagaimanakah Visi dan Misi dari Kegiatan KB ‘Aisyiyah ?
6.      Bagaimana Sejarah Berdirinya KB ‘Aisyiyah  ?
7.      Apakah Keunikan KB ‘Aisyiyah  ?

C.    TUJUAN PENELITIAN
1.      Dapat Mengetahui Sistem Kelembagaan dari KB ‘Aisyiyah
2.      Dapat Mengetahui SDM dari KB ‘Aisyiyah
3.      Dapat Mengetahui Sarana Prasarana yang Digunakan KB ‘Aisyiyah
4.      Dapat Mengetahui Sistem Keuangan yang di Kelola dari  KB ‘Aisyiyah
5.      Dapat Mengetahui Visi dan Misi dari Kegiatan KB ‘Aisyiyah
6.      Dapat Mengetahui Sejarah Berdirinya dan Keunikan KB ‘Aisyiyah
7.      Dapat Mengetahui Keunikan dari KB ‘Aisyiyah 

D.    METODE  PENELITIAN
Pendekatan penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan melakukan pengamatan yang dilakukan dengan wawancara dan observasi anak-anak di Yayasan KB ‘Aisyiyah. Observasi ini cocok digunakan, karena peneliti dapat mengamati secara langsung proses kegiatan yang dilakukan di KB ‘Aisyiyah. Sehingga nantinya dapat menelaah dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang telah dirumuskan secara intensif, mendalam, mendetail dan komprehensif. Adapun jika terjadi kekurangtelitian dalam pengamatan, hasilnya bisa diintegrasikan dengan data yang diperoleh dari wawancara.


BAB II
PEMBAHASAN

A.    Sistem Kelembagaan dari KB Aisyiyah 25
Kelompok Belajar (KB) ‘Aisyiyah 25 yang berada di Jl. Warigalit-Raya RW VIII Perumnas-Krapyak, mempunyai sistem kelembagaan yang menganut dari Yayasan ‘Aisyiyah. Oleh karenanya, pengorganisasian tenaga pendidik dan segala kebijakan mutlaq berada di kepala Yayasan ‘Aisyiyah, tanpa campur tangan dari organisasi lain.
Kurikulum yang digunakan KB ‘Aisyiah 25 yaitu mengikuti program kegiatan belajar mengajar taman kanak-kanak dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (Depdikbud). Adapun indikator dan sistem pembelajaran, pihak yayasan tinggal melakukan pengembangan. Kurikulum ini berbasis kompetensi yang terintegrasi dengan pengetahuan Islami dan praktek ibadah yang memadai.

B.     Manajemen Sumber Daya Manusia
Yayasan KB ‘Aisyiyah sangat memperhatikan  manajemen dari SDM yang ada, terutama bagi para pendidik atau pengajar diutamakan harus mempunyai dasar agama yang lebih karena KB ini berbasis islam serta mengutamakan lulusan S1 yang berpredikat sebagai pengajarKB dan sesuai dengan jurusannya. Adapun jika ada yang ingin mengajar di KB tersebut akan tetapi basis pendidikanya bukan pendidikan, maka masalah diterima atau tidaknya tergantung dari wewenang yayasan.
C.    Manajemen sarana prasarana
Sarana prasarana yang digunakan di KB ‘Aisyiyah tersebut cukup memadai, seperti perlengkapan tulis menulis untuk murid dari KB, sarana untuk bahan permainan seperti balok-balokan untuk melatih anak berimajinasi karena dengan balok-balokan tersebut anak-anak dapat merangkai jenis dan menghasilkan bentuk seperti aslinya.
Akan tetapi, kekurangan yang ada di KB ‘Aisyiyah 25 tersebut, yaitu halaman dan tempat bermain yang kurang luas, sehingga alat-alat permainan yang digunakan seperti ayunan, prosotan hanya terbatas. KB ‘aisyiyah 25 juga bekerja sama dengan masyarakat sekitar untuk menggunakan masjid milik masyarakat untuk sholat dzuhur setiap harinya, sebagai sarana beribadah yang memadai.
D.    Manajemen keuangan
Manajemen keuangan dari lembaga ini yaitu masih bergantung pada yayasan karena di KB ‘aisyiyah 25 milik sebuah yayasan yaitu aisyiyah dari organisasi Muhammadiyah. Selain itu juga terdapat berbagai donatur yang memberikan dana untuk kepentingan Paud ini yang tentunya dari asyiyah dan dari kumpulan pengajian aisyiyah itu sendiri.
Setiap murid yang mendaftar dan ingin menjadi murid di KB ‘aisyiyah 25 ini di kenai biaya Rp. 20.000 untuk biaya pendaftaran, kemudian setelah menjadi siswa dikenai biaya SPP yaitu  Rp. 150.000 yang terdiri Rp. 95.00 biaya wajib, tabungan wajib serta uang kas untuk menunjang keperluan yang mendesak sewaktu-waktu. Biaya yang ada di KB ‘aisyiyah 25 termasuk biaya yang murah dibandingkan dengan PAUD/KB yang lain.
E.     Visi dan misi dari KB ‘aisyiyah 25
Setiap lembaga yang berdiri dan berkembang khususnya didalam bidang pendidikan tentu mempunyai visi dan misi. KB ‘aisyiyah 25 mempunyai visi yaitu “mengembangkan pendidikan anak usia dini yang kondusif, demokratis, islami dan mengembangkan potensi anak didik sesuai kemampua dan tingkat pengembangannya.” Sedangkan misi nya yaitu:
1.      Menciptakan sistem pendidikan anak usia dini yang kondusif, demokratis, islami dan di ridhai Allah SWT dalam rangka pengembangan potensi anak.
2.      Membantu mengembangkan kecerdasan spiritual, emosional, dan intelektual secara sistematis dan terarah.
3.      Bekerja sama dengan orang tua dalam mengembangkan potensi anak menjadi manusia yang berakhlak mulia, sehat, berilmu, mandiri dan tanggung jawab.
F.     Sejarah berdirinya KB ‘aisyiyah 25
KB ‘aisyiyah 25 berdiri tanggal 16 juli 2011 yang dahuluny adalah tanah kosong milik organisasi muhammadiyah, kemudian dibangun untuk balai kesehatan untuk masyarakat sekitar akan tetapi karena nilai fungsinya berkurang karena warga setempat tidak menggunakan fasilitas balai kesehatan tersebut dengan baik, kemudian bangunan balai kesehatan tersebut diganti dengan bangunan yang lain untuk sarana prasarana pendidikan karena mengutamakan pendidikan anak usia dini sanngatlah penting maka dari itu berdirilah KB ‘aisyiyah 25
Adapun surat legalitas untuk pengesahan lembaga tersebut dari pihak dinas, sementara belum ada, karena KB ‘aisyiyah 25 baru berdiri 2 tahun yang lalu, sedangkan untuk mendapatkan surat legalitas lembaga harus memenuhi waktu kurang lebih 4-5 tahun.
Sedangkan lembaga tersebut masih berada di bawah naungan yayasan yaitu aisyiyah.
A.     Keunikan dari KB ‘aisyiyah 25
Hal yang tidak biasa atau bisa juga disebut unik dari lembaga tersebut adalah dari nama ABA itu sendiri yang sudah terkenal karena sudah berdiri banyak PAUD yang disebut PAUD/TK ABA jumlahnya yang mencapai 63 dan salah satunya PAUD/TK ABA 60 tersebut. Selain itu ada juga free class untuk masyarakat umum yang meskipun anaknya belum menjadi murid dari padu tersebut aka diperbolehkan untuk mengikutinya  yang diadakan di paud tersebut setiap hari sabtu sore pukul 16.00 dan pelaksanaanya 1 bulan 2 kali yaitu pada minggu pertama dan kedua. Dan tujuan utamanya untuk bersosialisasi sekaligus untuk mempromosikan lembaga tersebut.
      Selain itu, keunikan dari PAUD ABA 60 yang lain adalh adanya berbagai ekstra fooding yaitu memasak bersama, kemudian makan bersama, ekstra menggambar, ekstra menari, dan dikenalkan bahasa daerah yaitu bahasa jawa  di dalam pembelajaran setiap hari kamis.

0 komentar:

Post a Comment

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More